Home » Mancanegara » Negara-Negera OKI Marah, Bersatu Melawan Keputusan Trump

Negara-Negera OKI Marah, Bersatu Melawan Keputusan Trump

Al Jazeera – Bahwa Oki  57 negara anggotanya tetap berkomitmen atas perdamaian yang adil dan komprehensif berdasarkan solusi dua negara.

OKI mendesak PBB untuk mengakhiri pendudukan Israel atas Palestina dan menyatakan bahwa pemerintahan Trump bertanggung jawab untuk semua konsekuensi bila keputusan ilegalnya tidak dicabut.Kamis. (14/12/2017)

“Bagi kami deklarasi (Trump) berbahaya, yang bertujuan untuk mengubah status hukum kota (Yerusalem), tidak sah dan tidak memiliki legitimasi,” ujar OKI dalam pernyataan bersamanya.

Marwan Bishara, analis politik senior Al Jazeera mengatakan bahwa KTT Luar Biasa OKI di Istanbul menyoroti bahwa rakyat Palestina, warga Arab dan muslim terus berkomitmen pada perdamaian.

“Sekarang, negara-negara muslim dengan bersekutu bersama Palestina mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Palestina,” terang Bishara.

“Dan negara-negara Islam tersebut siap untuk menghukum setiap negara yang mengikuti jejak Amerika Serikat dalam hal mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel,” imbuhnya.

Sekretaris Jenderal OKI Yousef al-Othaimeen dalam KTT di Istanbul menyatakan menolak keputusan Amerika Serikat dan mendesak para pemimpin muslim untuk bersatu dalam memberikan respons terhadap pengakuan Yerusalem oleh Trump.

“OKI menolak dan mengutuk keputusan Amerika Serikat. Itu adalah pelanggaran hukum internasional dan ini memprovokasi perasaan umat muslim sedunia. Ini akan menciptakan ketidakstabilan di kawasan dan di dunia,” terang Sekjen OKI itu. (Red/Znl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*